Tips Motret Hewan di Alam Liar dengan Teknik Terbaik

Susah susah gampang memang ketika kita sudah menekuni duia fotografer kemudian mulai senang memotret hewan di alam liar. Tentu saja anda awalnya mengambil gambar dengan hasil yang setandar saja namun taukah anda jika aslinya ini ada teknik yang bisa dipelajari sehingga hasilnya semakin maksimal.

Sejak teknologi SLR digital diperkenalkan, semakin banyak orang menjadi penggemar fotografi, dan mulai merambah ke genre yang sebelumnya hanya disediakan untuk beberapa orang saja katakanlah mereka yang ahli dalam bidang jepret binatang atau hewan.

Perlu dalam hal ini untuk memberikan keritikan bagi pemula biasanya juga bisa anda gunakan proses penilian publik bisa di share di facebook, instagram dan media sosial lainya. Dimana nanti banyak anda dapatkan komentar yang membangun.

Dalam artikel hari ini, saya akan berusaha memberi beberapa tips atau saran yang mudah diterapkan untuk meningkatkan hasil Fotografi khususnya satwa liar hewan dan binatang di alam lepas.

Setidaknya ada beberapa hal penting yang harus anda siapkan.
  1. Menyiapkan perlengkapan
  2. Kemudian menentukan subjek
  3. Peraturan yang berlaku, jika anda harus mengambil foto di tempat satwa di lindungi jangan asal jepret ya.
  4. Kemudian pengaturan pencahayaan harus di tentukan dulu
  5. Sabar, ini yang harus ada dan jangan di abaikan
Oke setidaknya 10 Point dibawah ini bisa menjadi acuan anda dan harus di perhatikan jika ingin mendapatkan hasil maksilam dalam memotret hewan di alam liar.




1. GESIT dan CEPAT
Hal utama yang harus anda miliki ketika ingin memotret hewan adalah siap tanggap, respobsif dan cepat. Karena biasanya dalam moment memotret hewan ini anda akan memiliki waktu tidak banyak dalam mendapatkan gambar yang bagus jadi harus standbay dan focus.


Idealnya waktu dalam mendapatkan moment yang benar benar baik adalah berlangsung diantara detik ke 5 sampai dengan 20. Cepat dan sigap dalam mengambil moment yang pas ya.

2. TENTUKAN SUBYEK ANDA
Jika ingin hasil yang maksimal memang anda harus benar benar melakukan pendekatan terhadap hewan tersebut. 

Hanya ada satu cara untuk mengenal satwa liar yakni menghabiskan waktu bersama mereka. Duduklah bersama mereka. Perhatikan mereka. Tunggu. Ini juga terkait dengankesabaran , yang akan saya bahas lebih detail nanti. 

3. PENCAHAYAAN
Nasihat pertama yang saya dapatkan dari seorang fotografer satwa liar profesional ketika saya mulai memotret, adalah untuk tetap berpegang pada jam-jam cahaya keemasan. 

Ini berarti bangun pagi-pagi dan berada di ladang sebelum matahari terbit, dan pergi pada sore hari untuk memanfaatkan sebagian besar jam-jam terakhir sinar matahari. 

Cahaya di siang hari (sebagian besar antara 11h00 dan 16h00, setidaknya di tempat saya tinggal) umumnya kasar dan merampas gambar dari keberanian yang dibutuhkannya. 

Pengecualian adalah hari mendung, ketika awan bertindak seperti kotak lunak besar untuk menyaring cahaya secara merata. Pada hari-hari seperti itu saya menembak sepanjang hari selama ada subjek yang mau!

Karena fotografi adalah tentang melukis dengan cahaya , Anda perlu tahu cara menggunakan cahaya untuk keuntungan terbaik Anda dalam fotografi satwa liar. Seringkali kita akan menemukan diri kita dalam posisi di mana cahaya tidak ideal, atau, semoga saja, cahaya itu manis tetapi dari arah yang salah.

4. BANTUAN LENSA
Sudah menjadi rahasia umum dalam mendapatkan hasil jepretan yang maksimal khsusunya hewan banyak fotografer yang memanfaatkan lensa panjang dengan harga yang sangat mahal. Ini baik memang dimana tidak harus mendekat dan mendapatkan foto yang bagus cukup dari jarak jauh saja.


Namun ketahuilah jika anda tidak memiliki banyak modal, maka cara sederhana melakukan proses pendekatan terhadap hewan tersebut dengan lemah lembut seperti teman sendiri.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel